Manfaat Jahe dari Daun sampai "Buah": Tak Ada Bagian yang Terbuang

  • Jul 22, 2026
  • Sansa Sandi
  • INFORMATIF

Jahe sering kita kenal sebagai rimpang untuk wedang dan bumbu dapur. Padahal hampir semua bagian tanaman jahe, dari daun hingga bunganya yang sering disebut "buah", punya manfaat untuk kesehatan dan rumah tangga.

*1. Rimpang/Batang Bawah Jahe
Ini bagian paling populer. Mengandung gingerol dan shogaol yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan. Rimpang jahe dipercaya menghangatkan tubuh, meredakan mual, masuk angin, nyeri otot, dan memperlancar pencernaan. Air rebusan jahe juga jadi andalan untuk mengatasi batuk dan flu. Dalam industri, ekstraknya dipakai untuk minuman kesehatan, permen, dan minyak gosok.

*2. Daun Jahe
Daun jahe muda sering dipakai di dapur sebagai penyedap masakan. Aromanya segar dan sedikit pedas. Di beberapa daerah, daun jahe direbus untuk mandi guna meredakan pegal dan gatal pada kulit karena efek antibakterinya. Air rebusan daun juga dipercaya bisa membantu menurunkan demam sebagai kompres.

*3. Batang dan Kulit
Batang jahe muda bisa dimakan sebagai lalapan. Kandungan seratnya cukup tinggi dan baik untuk melancarkan BAB. Sementara kulit jahe tua sering dijadikan campuran jamu karena dipercaya membantu meluruhkan angin dalam tubuh.

*4. Bunga/"Buah" Jahe
Yang disebut "buah" pada jahe sebenarnya adalah bunga dan buahnya. Bunga jahe, terutama jahe merah dan jahe emprit, punya aroma tajam. Di pengobatan tradisional, rebusan bunga jahe dipakai untuk meredakan sakit tenggorokan dan sariawan. Minyak atsiri dari bunganya juga dipakai dalam aromaterapi untuk mengurangi stres dan mual.

*Cara Pakai yang Aman
Konsumsi jahe secukupnya, 2-4 gram per hari untuk orang dewasa. Hindari berlebihan jika punya maag atau sedang konsumsi obat pengencer darah.

Jadi, jangan buru-buru buang daun dan batangnya. Dengan pengolahan tepat, seluruh bagian jahe bisa jadi "apotek hidup" di rumah.